Pengaruh Ekstrak Daun Mindi dan Asap Cair Tempurung Kelapa Terhadap Mortalitas Larva Kutu Putih

Penulis

  • Erva Herfy Widyas Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis
  • Fenia Rusiana Sari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis
  • Isnaini Septiani Putri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis
  • Mufida Ayzahra Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Penulis

Kata Kunci:

larva kutu putih, daun mindi, asap cair tempurung kelapa

Abstrak

Perubahan cuaca yang tidak menentu, menimbulkan beberapa permasalahan di bidang pertanian bagi petani dan warga di Sawahan, Ponjong, Gunungkidul. Salah satu permasalahannya adalah munculnya hama larva kutu putih. Hama larva kutu putih menyerang hampir seluruh bagian tumbuhan. Pencegahan hama tersebut masih menggunakan insektisida sintetik yang dalam jangka panjang akan membawa dampak buruk bagi lingkungan, salah satunya adalah pencemaran lingkungan. Campuran ekstrak daun mindi dan asap cair tempurung kelapa sebagai salah satu alternatif insektisida alami ramah lingkungan untuk membasmi larva kutu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mindi dan asap cair tempurung kelapa terhadap mortalitas larva kutu putih. Peneliti menggunakan model penelitian kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi pustaka, eksperimen, observasi, dan wawancara. Penelitian dilakukan di Laboratorium IPA dan Lingkungan sekitar Desa Sawahan, Ponjong, Gunungkidul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyemprotan ekstrak daun mindi dan asap cair tempurung kelapa berpengaruh terhadap mortalitas larva kutu putih. Tingkat mortalitas larva kutu putih mencapai 100% yang ditandai dengan perubahan warna tubuh larva kutu putih yang semula putih menjadi kecoklatan dan apabila disentuh menggunakan bolpoin yang semula bergerak menjadi tidak bergerak atau kaku

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-24

Terbitan

Bagian

Articles